Netflix kembali menunjukkan komitmennya untuk melayani penonton di Indonesia dengan berbagai konten lokal yang semakin menarik. Dalam sebuah acara bertajuk What’s Next yang berlangsung di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada 15 Januari 2026, Netflix mengungkapkan bahwa minat penonton Indonesia terhadap tayangan lokal semakin meningkat pesat. Acara ini tidak hanya menyoroti konten baru, tetapi juga memberikan gambaran mengenai tren dan perkembangan streaming dalam beberapa waktu terakhir.
Malobika Banerji, Senior Director, Content – SEA Netflix, mengungkapkan bahwa lebih dari 90 persen anggota di Netflix Indonesia kini memilih untuk menonton konten lokal. Hal ini menjadi sebuah pencapaian signifikan yang menunjukkan bahwa industri kreatif di tanah air tengah berkembang dengan pesat.
“Masyarakat Indonesia kini lebih menghargai cerita dan budaya lokal. Ini adalah kabar baik bagi kami dan juga bagi kreator lokal yang bekerja keras menghasilkan tayangan berkualitas,” tambahnya, menyoroti pentingnya kemitraan dengan berbagai komunitas kreatif di tanah air.
Mengapa Konten Lokal Semakin Dipilih oleh Penonton Indonesia?
Pergeseran preferensi penonton Indonesia menunjukkan perhatian yang lebih besar terhadap nilai-nilai dan cerita yang berasal dari dalam negeri. Tayangan lokal tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan menciptakan koneksi emosional yang lebih dalam dengan penonton.
Selain itu, semakin banyaknya talent dan penggiat industri perfilman yang berbakat di Indonesia turut mempengaruhi kualitas konten yang dihasilkan. Mereka menciptakan narasi yang relevan dan menarik, memanfaatkan berbagai genre mulai dari drama hingga komedi yang disesuaikan dengan selera masyarakat.
Kenaikan jumlah penonton untuk konten lokal ini juga dapat dilihat sebagai dampak dari perubahan perilaku konsumsi media di mana pengguna lebih mencari tayangan yang bisa mereka hubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Netflix, sebagai platform streaming terbesar, memainkan peran vital dalam mendukung ekosistem ini.
Inisiatif Netflix dalam Mendukung Kreator Konten Lokal
Netflix memahami pentingnya kolaborasi dengan para kreator lokal, sehingga mereka menginisiasi berbagai program dan kemitraan. Hal ini bertujuan untuk membangun lebih banyak proyek bersama yang dapat menggugah dan mendorong kreativitas di kalangan pembuat film lokal.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pembuat film dan penulis skrip untuk mengekspresikan ide-ide mereka. Dengan dukungan yang tepat, kami yakin bahwa film dan serial buatan Indonesia akan semakin diterima di pasar global,” jelas Banerji.
Dalam beberapa acara, Netflix juga menyediakan pelatihan dan lokakarya yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan para profesional di industri. Dengan cara ini, diharapkan akan muncul lebih banyak konten orisinal yang dapat bersaing dengan produksi internasional.
Data Statistik yang Menarik Mengenai Penonton Netflix di Indonesia
Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, jumlah tayangan dari konten lokal mengalami peningkatan signifikan. Penonton kini lebih banyak menghabiskan waktu menonton film dan serial yang diproduksi di dalam negeri.
Sebuah survei yang dilakukan oleh platform menunjukkan, bahwa kategori drama dan komedi menjadi dua genre yang paling diminati. Hal ini menandakan bahwa penonton ingin melihat cerita yang mencerminkan kehidupan mereka sehari-hari dan memberikan pelarian dari rutina.
Tren ini juga menunjukkan bahwa penontonan maraton (binge-watching) semakin menjadi kebiasaan di kalangan masyarakat Indonesia, di mana mereka cenderung menonton beberapa episode sekaligus untuk menikmati alur cerita secara lebih mendalam.
Tantangan yang Dihadapi di Pasar Konten Streaming Indonesia
Meskipun terdapat kemajuan yang signifikan, industri konten lokal masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Salah satu yang paling mendesak adalah masalah piranti lunak dan aksesibilitas platform streaming bagi masyarakat di daerah terpencil.
Selain itu, persaingan dengan platform lain dan produksi film lokal yang kurang mendapat dukungan dari finansial, juga menjadi tantangan yang perlu diatasi. Agar konten lokal dapat lebih bersaing, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan investor.
Satu lagi tantangan adalah masih kurangnya kesadaran akan hak cipta, yang sering kali membuat para kreator kesulitan mendapatkan keuntungan dari karya mereka. Tantangan ini harus ditangani agar industri konten lokal dapat tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan.
